Halal bihalal Wakil Walikota Cirebon, Siti Farida dengan pengurus GMI |
CN – Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon mendorong penguatan peran organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pembangunan sosial.
Hal tersebut terlihat saat Wakil
Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, menghadiri kegiatan halalbihalal
Pengurus Daerah Gerakan Muslimat Indonesia (GMI) Kota Cirebon, Rabu, 1 April
2026. "Saya berdiri di sini dengan rasa bangga dan apresiasi yang amat
mendalam. GMI Kota Cirebon bukan sekadar organisasi yang berbasis pada kegiatan
internal, tetapi telah menjadi mitra strategis pemerintah melalui berbagai inisiasi
program nyata," tutur Farida..
Farida juga mengapresiasi berbagai program yang telah
dijalankan, mulai dari majelis ilmu, pemberdayaan ekonomi perempuan, hingga
aksi sosial yang langsung menyentuh masyarakat. Menurutnya, gerakan tersebut
turut menjaga nilai-nilai kemanusiaan tetap hidup di Kota Cirebon.
"Saya sangat mengapresiasi
kerja keras Ibu-ibu dalam menggerakkan majelis ilmu, pemberdayaan ekonomi
perempuan, hingga aksi sosial yang langsung menyentuh masyarakat bawah.
Inisiasi-inisiasi inilah yang menjaga denyut nadi kemanusiaan di Kota Cirebon
tetap hidup," lanjutnya.
Lebih jauh, Farida juga menyoroti
tantangan zaman yang semakin kompleks, seperti pergeseran nilai moral di era
digital hingga persoalan kesehatan keluarga, termasuk stunting dan ketahanan
pangan. Ia menilai, GMI memiliki peran penting dalam menjawab tantangan
tersebut.
"Saya memandang GMI sebagai
benteng ketahanan keluarga. Ketika ibu-ibu di GMI bergerak mengedukasi
masyarakat tentang pola asuh yang islami dan kemandirian ekonomi, maka
sesungguhnya sedang membangun fondasi masa depan Kota Cirebon," ungkap
Farida.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota
Cirebon membutuhkan peran aktif para muslimat untuk masuk ke ruang-ruang
keluarga, menanamkan nilai-nilai kebaikan yang tidak dapat dijangkau hanya
melalui kebijakan formal. Oleh karena itu, ia mengajak GMI untuk terus
memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah. "Mari kita padukan dengan
program pemerintah daerah agar dampaknya lebih luas dan berkelanjutan. Saling
menguatkan berarti saling mengisi kekurangan satu sama lain demi kemaslahatan
umat," ajak Farida.
Sementara itu, Ketua GMI Kota
Cirebon, Ana Histiana Sidik, menyampaikan bahwa GMI hadir dengan visi besar
dalam melindungi keluarga, khususnya perempuan dan anak, melalui penguatan
nilai keimanan serta ketahanan sosial.
"Visi kami adalah melindungi
keluarga dengan membentengi iman, terutama ibu dan anak-anak dari berbagai
tantangan zaman, serta memperjuangkan hak perempuan dan anak sesuai dengan
syariat Islam," jelas Ana. (Ris)
Ia menambahkan, GMI juga
berkomitmen memperkokoh persatuan perempuan sebagai bagian penting dalam
menjaga keutuhan bangsa. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan
keagamaan dan sosial yang dilaksanakan secara konsisten.
"Melalui misi kami, GMI
berupaya melaksanakan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, baik secara
pribadi maupun dalam kehidupan bermasyarakat, agar mendapatkan rida Allah
SWT," lanjutnya.
Ana juga menjelaskan bahwa
kepengurusan GMI Kota Cirebon terdiri dari berbagai latar belakang profesi,
mulai dari akademisi, pendidik, ustazah, tokoh politik lintas partai, ASN,
hingga aktivis. Keberagaman ini menjadi kekuatan dalam menjalankan
program-program organisasi.
Dalam momentum Ramadan
sebelumnya, GMI turut menggelar aksi sosial dengan membagikan takjil di
sejumlah titik serta menyalurkan bantuan kepada masyarakat, khususnya tetangga
terdekat dari para pengurus.
"Kami menekankan kepedulian
dari lingkungan terdekat. Setiap pengurus turut berbagi kepada tetangga
sekitar. Pada kegiatan kali ini, sebanyak 80 orang menerima bingkisan sebagai
bentuk kepedulian kami," ungkapnya