![]() |
| Suasana haru dan doa mengiringi keberangkatan ratusan calon jemaah haji asal Kota Cirebon menuju Tanah Suci di Makorem SGJ, Jumat, 8 Mei 2026./Ist |
CN - Pemerintah Kota Cirebon melepas keberangkatan jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 23 KJT di Makorem SGJ, Jumat, 8 Mei 2026. Prosesi pelepasan berlangsung penuh haru dan khidmat dengan dihadiri ratusan calon jemaah haji beserta keluarga yang sejak pagi memadati lokasi keberangkatan.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Cirebon, Sumanto dalam kegiatan tersebut. Pemerintah Kota Cirebon memastikan seluruh proses keberangkatan berjalan lancar, termasuk dukungan pelayanan dan koordinasi bersama petugas haji.
Suasana hangat penuh doa tampak mengiringi langkah para calon jemaah yang akan menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Sejumlah keluarga terlihat mengantar dan melepas keberangkatan dengan harapan para jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.
Dalam sambutannya, Sumanto menyampaikan, kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan anugerah besar yang tidak dimiliki semua orang. Karena itu, para jemaah diminta menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan hati yang tenang dan penuh rasa syukur.
“Menjadi tamu Allah adalah sebuah kehormatan yang tidak didapatkan oleh semua orang. Saya berharap Bapak dan Ibu dapat menjalani seluruh rangkaian ibadah ini dengan perasaan tenang dan bahagia. Kebahagiaan adalah kunci, karena ketika hati tenang, ibadah akan terasa lebih ringan dan doa-doa menjadi lebih khusyuk,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para jemaah agar memperbanyak doa sejak keberangkatan dan menyerahkan seluruh proses perjalanan kepada Allah SWT. Menurutnya, kesiapan spiritual harus sejalan dengan kesiapan fisik selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Selain menjaga kekhusyukan ibadah, para jemaah diminta memperhatikan kondisi kesehatan mengingat ibadah haji membutuhkan stamina yang baik. Sumanto mengimbau jemaah menjaga pola makan, tidak memaksakan diri, serta mematuhi arahan petugas haji selama berada di Arab Saudi.
“Patuhi arahan petugas haji yang mendampingi demi keselamatan dan kelancaran bersama. Dahulukan ibadah wajib dan rukun haji. Setelah itu, jika kondisi memungkinkan, barulah melaksanakan ibadah sunnah secukupnya,” lanjutnya.
Di akhir sambutannya, Sumanto menyampaikan doa dan harapan masyarakat Kota Cirebon agar seluruh jemaah diberikan kesehatan, kemudahan, dan kelancaran selama menjalankan ibadah hingga kembali sebagai haji yang mabrur dan mabruroh.
Sementara itu, Muhammad Sugiana menjelaskan, jumlah jemaah haji asal Kota Cirebon tahun 2026 mencapai 280 orang yang terbagi dalam dua kelompok terbang.
“Sebanyak 278 jemaah tergabung dalam Kloter 23 KJT Kota Cirebon dan dua jemaah lainnya tergabung dalam Kloter 25 KJT Kabupaten Cirebon. Jemaah Kloter 23 terdiri dari 126 jemaah laki-laki dan 152 jemaah perempuan yang didampingi empat orang petugas serta satu petugas dari KBIHU,” ungkap Muhammad Sugiana.
Ia menjelaskan, jemaah Kloter 23 KJT dijadwalkan masuk Embarkasi Indramayu pada Jumat sore pukul 16.00 WIB sebelum diberangkatkan melalui Bandara Kertajati menggunakan penerbangan SP 5203 pada Sabtu, 9 Mei 2026 pukul 17.20 WIB.
Selain itu, kepulangan jemaah Kloter 23 dijadwalkan menggunakan penerbangan SP 5198 pada 18 Juni 2026 mendatang.
Pelepasan jemaah haji tersebut menjadi momentum penuh harapan bagi masyarakat Kota Cirebon. Selain sebagai perjalanan spiritual, ibadah haji juga diharapkan mampu memperkuat nilai keimanan, kebersamaan, dan kepedulian sosial para jemaah setelah kembali dari Tanah Suci.
“Insyaallah seluruh proses keberangkatan telah dipersiapkan dengan baik. Kami berharap para jemaah dapat menjaga kesehatan, menjaga kekompakan, serta mengikuti arahan petugas agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar,” katanya.*(Jr)
