Direktur Utama Cirebon Power Hisahiro Takeuchi (kiri) dan Wakil Presiden Direktur Joseph Pangalila (kanan) mendapatkan penghargaan .Energy Executive Award 2026 |
CN – Energy Executive Award 2026 memberikan
apresiasi kepada Direktur Utama Cirebon Power Hisahiro Takeuchi dan Wakil
Presiden Direktur Joseph Pangalila.
Berdasarkan informasi yang
berhasil dihimpun, penghargaa terhadap kedua pimpinan Cirebon Power tersebut
diberikan di Jakarta, Rabu, 22 Juli 2023. Keduanya dinilai telah menunjukkan kepemimpinan,
inovasi, dan kontribusi nyata dalam mendorong pengembangan sektor energi
Indonesia yang berkelanjutan.
Takeuchi menerima predikat
Leadership Excellence in Decarbonization and International Energy
Collaboration. Sedangkan Joseph mendapat predikat Sustainable Power Visionary
Leader.
Takeuchi dan Joseph sangat senang
dan bangga bisa menjadi salah satu penerima penghargaan Energy Executive Award
2026. “Tapi, ini bukan hanya tentang saya. Saya mengapresiasi semua tim di
Cirebon Power. Karena mereka saya mendapatkan ini,” kata Takeuchi usai menerima
penghargaan di Jakarta, Rabu (22/7).
“Pesan saya pada karyawan Cirebon
Power, tetap semangat karena kita menyediakan listrik kepada seluruh warga Jawa
dan Bali," tambah Joseph.
Joseph sedikit cerita masa lalu,
bagaimana perusahaan membangun PLTU Cirebon-1 660 MW di Kanci, Kabupaten
Cirebon, Jawa Barat, pada 2007. Ia mengenang saat itu terjadi krisis listrik.
Kehadiran PLTU Cirebon-1 menjadi angin segar bagi pemenuhan kebutuhan listrik,
terutama di sistem jaringan Jawa-Madura-Bali. “Cirebon-1 itu adalah transisi
kepada fast track."
Ke depan, Joseph mengatakan,
elektrifikasi nasional setidaknya bisa menyangkut tidak aspek, yakni:
ketersediaan yang baik, bisa dijangkau semua kalangan, dan pengembangan energi
terbarukan.
Harapan Joseph sejalan dengan
arah kebijakan pengembangan sektor energi pemerintah saat ini yang berfokus
pada kemandirian energi dan transisi hijau, dengan pilar utama antara lain
target 100 GW tenaga surya, termasuk rencana 80 GW di 80 ribu desa.
Tumiran, Guru Besar di Departemen
Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah
Mada (UGM), yang menjadi juri Energy Executive Award 2026, mengatakan, juri Energy Executive Award 2026 antara lain
mengukur kemampuan manajerial dan prestasi perusahaan para nominasi berdasarkan
dari sudut pandang media.
Menurutnya, Takeuchi dan Joseph
termasuk tokoh yang konsisten menjaga, menjamin bagaimana pasokan energi
Indonesia bisa terus tersedia, khususnya di bidang pembangkit tenaga listrik.
“Konsistensi menjaga kualitas
pasokan listrik tetap baik menurut kriteria-kriteria keandalan sistem. Ya, kami
tidak pernah dengar case-case khusus yang berdampak negatif yang muncul dari
pembangkit yang dikelola beliau terhadap sistem kelistrikan di Jawa," kata
Tumiran.
Mengusung tema Leadership Towards
Energy Sustainability, Energy Executive Award 2026 yang diselenggarakan Majalah
Listrik Indonesia memberikan apresiasi kepada para eksekutif, regulator,
akademisi, dan pelaku industri yang berperan dalam memperkuat ketahanan energi
nasional serta mendorong pengembangan energi berkelanjutan. (Nuh)