Walikota Cirebon, Effendi Edo, melantik Pj Sekda, Edi Siswoyo |
CN -- Pemerintah Kota Cirebon
menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan melalui
pelantikan Edi Siswoyo sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota
Cirebon di Ruang Adipura Kencana Balai Kota Cirebon, Rabu, 22 April 2026. Pelantikan yang dipimpin
langsung Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, berlangsung khidmat dan dihadiri
kepala perangkat daerah serta sejumlah tamu undangan.
Pelantikan ini menandai
kesinambungan kepemimpinan birokrasi setelah berakhirnya masa tugas Penjabat
Sekda sebelumnya, Sumanto. Dalam sambutannya, Edo menegaskan bahwa pengangkatan
Pj Sekda bukan sekadar proses administratif, melainkan bagian dari langkah
strategis untuk memperkuat konsolidasi birokrasi dan menjaga ritme pembangunan
daerah tetap berjalan optimal.
Menurut Edo, posisi Sekretaris
Daerah memiliki peran sentral sebagai penggerak koordinasi pemerintahan,
sekaligus penopang utama agar pelaksanaan program pembangunan berjalan selaras
dengan visi pembangunan Kota Cirebon, terlebih di tengah fase penting
pembangunan tahun 2026.
"Pelantikan ini bukan hanya
pengisian jabatan, tetapi momentum memperkuat orkestrasi birokrasi. Sekretaris
Daerah adalah simpul koordinasi yang memastikan seluruh perangkat daerah bergerak
dalam satu arah yang sama, menghadirkan hasil kerja yang terukur dan berdampak
bagi masyarakat," ujar Edo.
Pada kesempatan itu, Edo juga menyampaikan apresiasi kepada Sumanto
atas dedikasi dan kontribusinya selama mengemban amanah sebagai Pj Sekda.
Menurutnya, kepemimpinan yang dijalankan selama ini telah membantu menjaga
stabilitas pemerintahan serta kesinambungan pelayanan publik di tengah berbagai
dinamika.
Kepada Edi Siswoyo, Edo menitipkan
harapan besar agar mampu membawa semangat percepatan, kolaborasi, dan
efektivitas dalam kerja birokrasi. Ia menekankan pentingnya kepemimpinan yang
tidak hanya adaptif, tetapi juga memiliki ketajaman manajerial dalam membaca
persoalan dan menghadirkan solusi yang tepat.
"Sebagai motor penggerak
birokrasi, saya berharap Pj Sekda mampu memastikan roda pemerintahan tidak
hanya berjalan, tetapi benar-benar menghasilkan dampak nyata. Kita membutuhkan
birokrasi yang bergerak berbasis data, responsif, dan fokus pada hasil,"
tuturnya.
Edo juga menginstruksikan sejumlah agenda strategis
yang menjadi perhatian utama, di antaranya percepatan kinerja berbasis data,
penguatan koordinasi lintas perangkat daerah, serta peningkatan efektivitas
belanja daerah. Ia menegaskan pola kerja birokrasi harus bergerak dari
rutinitas administratif menuju tata kelola berbasis bukti dan orientasi hasil.
Menurutnya, pemetaan capaian
kinerja perangkat daerah harus segera dilakukan untuk memastikan setiap program
berjalan sesuai target. Jika ditemukan hambatan, intervensi perlu dilakukan
cepat dengan mengedepankan sinergi dan menghilangkan ego sektoral.
"Birokrasi harus hadir
menyelesaikan persoalan di lapangan, bukan berhenti di meja administrasi. Saya
meminta seluruh perangkat daerah memberikan dukungan penuh dan menjaga
soliditas, karena keberhasilan pembangunan bergantung pada kekuatan kerja
kolektif," tegasnya.
Ia pun meyakini pengalaman yang
dimiliki Edi Siswoyo akan menjadi modal penting untuk mengemban amanah baru
tersebut. "Saya percaya Pak Edi mampu menjalankan tugas ini dengan baik.
Mari kita buktikan komitmen bersama kepada masyarakat melalui kerja yang nyata,
akuntabel, dan terukur," tambah Edo.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris
Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Edi Siswoyo, menyampaikan rasa syukur sekaligus
tanggung jawab besar atas amanah yang diberikan kepadanya. Ia mengaku penugasan
tersebut menjadi kehormatan sekaligus tantangan baru yang membutuhkan dukungan
seluruh jajaran perangkat daerah.
"Kepercayaan dari Bapak Wali
Kota ini adalah amanah besar yang harus saya jalankan dengan sungguh-sungguh.
Saya menyadari tugas ini memiliki tantangan yang tidak ringan, sehingga saya
masih harus banyak belajar, termasuk dari para senior, para asisten, kepala
bagian, dan seluruh kepala perangkat daerah," ujar Edi.
Ia menegaskan, fokus awal yang
akan dijalankannya adalah memperkuat sinergi antar perangkat daerah sekaligus
mendukung agenda prioritas Wali Kota, termasuk peningkatan Pendapatan Asli
Daerah (PAD) sebagai salah satu konsentrasi pembangunan daerah.
"Program terdekat tentu
mendukung penuh arah kebijakan Pak Wali Kota, terutama membangun sinergi
seluruh SKPD dan memperkuat upaya peningkatan PAD. Ini menjadi perhatian
bersama yang akan terus kita dorong melalui kolaborasi seluruh perangkat
daerah," ungkapnya.
Edi juga menekankan bahwa jabatan
yang diembannya merupakan bagian dari dukungan untuk memperkuat kerja-kerja
pemerintahan. "Sehingga berbagai agenda strategis Kota Cirebon dapat
berjalan lebih optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,"
pungkasnya.(Ris)