CN – Sebanyak tiga kampung
nelayan merah putih (KNMP) tengah dibangun di Kota Cirebon. Pembangunan KNMP merupakan program Kementerian Kelautan
dan Perikanan (KKP).
Kepala
Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Cirebon, Elmi Masruroh,
menjelaskan pembangunan kampung nelayan dilakukan di kawasan pesisir yaitu
Kampung Cangkol, Kampung Pesisir dan Kampun Kesenden. Ditunjuknya tiga lokasi
sebagai kampung nelayan menurut Elmi merupakan usulan dari para rukun nelayan
yang ada di tiga lokasi itu. “Tapi jangan salah kampung nelayan itu bukan
pemukiman. Jadi ada pemukiman nelayan di situ. Tapi ini adalah untuk memenuhi
kebutuhan nelayan ketika akan melaut," jelas Elmi, Selasa, 1 September
2026.
KNMP merupakan program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang dirancang untuk menjawab kebutuhan nelayan sebelum berangkat melaut hingga setelah kembali membawa hasil tangkapan. Untuk itu KNMP nantinya dilengkapi dengan beragam fasilitas yang mendukung nelayan untuk mencari ikan menghidupi keluarga mereka.
Fasilitas yang disiapkan diantaranya pabrik es. Keberadaan pabrik es penting karena nelayan membutuhkan es untuk menjaga kualitas ikan hasil tangkapan agar tetap segar. Dengan fasilitas tersebut, nelayan tidak harus mencari kebutuhan es dari lokasi lain sebelum melaut.
Fasilitas lainnya yaitu warung serba ada atau waserda yang menyediakan berbagai kebutuhan nelayan ketika mereka akan melaut. “KNMP ini juga akan dilengkapi saung tempat pertemuan para nelayan,” jelas Elmi.
Fasilitas lainnya yang disiapkan yaitu pemasaran hasil tangkapan yang direncanakan berada di Kampung Nelayan Pesisir. “Nanti akan ada juga sarpras gedung untuk pemasaran ikan dari hasil melaut. Tentunya kan mendekatkan akses pembeli juga ke nelayan itu," ujar Elmi. Selain itu ada pula pembangunan jeti yang berfungsi sebagai tempat kapal nelayan bersandar. Pembangunan jeti ini penting karena kondisi pesisir yang dangkal saat ini sehingga membuat nelayan menghadapi kendala ketika membawa kapal hingga mendekati daratan.