JAKARTA - Penggunaan layanan perbankan digital di kalangan generasi muda terus menunjukkan pertumbuhan. PT Bank CIMB Niaga Tbk mencatat transaksi QRIS melalui OCTO meningkat 65 persen secara tahunan atau year-on-year (YoY) pada semester I 2026.
Pertumbuhan juga terlihat pada pembukaan rekening pertama melalui OCTO yang naik 89 persen YoY. Sementara transaksi reksa dana meningkat 48 persen dan transaksi obligasi tumbuh 112 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Data tersebut menjadi bagian dari peluncuran OCTO untuk Pejuang Mimpi, inisiatif CIMB Niaga yang menyasar kebutuhan finansial generasi muda di tengah gaya hidup yang semakin bergantung pada teknologi digital.
Inisiatif tersebut diperkenalkan melalui talkshow “OCTO Go Dompetless, Wear Pocketless” dalam rangkaian Kejar Mimpi FEST 2026 di Senayan City, Jakarta, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Head of Marketing, Brand & Customers Experience CIMB Niaga Amir Widjaya mengatakan, kemampuan mengelola keuangan menjadi salah satu bekal penting bagi anak muda untuk mewujudkan tujuan hidupnya.
Menurut Amir, generasi muda tidak hanya menghadapi kebutuhan untuk mengatur penghasilan pertama, tetapi juga harus menentukan prioritas antara kebutuhan saat ini dan rencana keuangan jangka panjang.
“Kami melihat generasi muda Indonesia memiliki semangat besar untuk terus maju dan mewujudkan berbagai aspirasi mereka. Namun di balik aspirasi tersebut, mereka juga menghadapi berbagai tantangan finansial, mulai dari mengelola penghasilan pertama, menentukan prioritas antara kebutuhan saat ini dan tujuan masa depan, hingga menghadapi ketidakpastian yang dapat muncul kapan saja,” ujar Amir.
Karena itu, CIMB Niaga menempatkan OCTO sebagai layanan yang dapat membantu anak muda mengelola berbagai kebutuhan finansial melalui satu platform digital.
Pendekatan tersebut dirangkum dalam Jurus O-C-T-O, yakni Olah Dana, Capai Mimpi, Tangkis Risiko, dan Optimalkan Keseruan.
Melalui layanan tersebut, pengguna dapat melakukan transaksi harian, menabung, berinvestasi, hingga menyiapkan kebutuhan finansial masa depan. Pembukaan rekening juga dapat dilakukan secara digital dalam beberapa menit.
Pertumbuhan transaksi investasi turut menunjukkan meningkatnya penggunaan layanan digital untuk kebutuhan finansial. Pada semester I 2026, transaksi reksa dana melalui OCTO tumbuh 48 persen YoY, sedangkan transaksi obligasi meningkat 112 persen YoY.
Amir menilai perkembangan tersebut menunjukkan semakin besarnya kebutuhan nasabah terhadap layanan perbankan yang praktis, mudah digunakan, sekaligus terintegrasi dengan aktivitas sehari-hari.
Di sisi lain, kampanye “Go Dompetless, Wear Pocketless” membawa pesan mengenai perubahan pola hidup generasi muda yang semakin mengandalkan transaksi digital.
“Go Dompetless, Wear Pocketless bukan sekadar soal meninggalkan dompet fisik. Ini merupakan simbol gaya hidup yang lebih praktis, fleksibel, dan efisien,” kata Amir.
Menurut dia, kemudahan dalam mengelola kebutuhan finansial dapat memberikan ruang lebih besar bagi anak muda untuk mengembangkan kemampuan, mengejar minat, dan merencanakan masa depan.
Kampanye tersebut turut dikemas melalui fashion show bertema Pocketless dengan konsep “The New Fashion Movement in Jakarta”. CIMB Niaga juga menggandeng girl group Indonesia MARBLES untuk memperkuat pendekatan kampanye kepada generasi muda.
Selain berbagi perspektif dalam talkshow, MARBLES tampil di panggung Kejar Mimpi FEST 2026 dengan membawakan sejumlah lagu.
Melalui OCTO untuk Pejuang Mimpi, CIMB Niaga menempatkan pengelolaan keuangan sebagai bagian dari perjalanan generasi muda dalam mencapai aspirasi.
“Kami percaya setiap generasi memiliki cara sendiri untuk mengejar mimpi. Melalui OCTO, kami ingin membantu generasi muda mengambil keputusan finansial dengan lebih percaya diri dan memiliki lebih banyak ruang untuk fokus pada aspirasi yang ingin mereka wujudkan,” tutur Amir.*
