Porsenitas XIII KUNCI BERSAMA Dongkrak Ekonomi Cirebon, Hotel dan Kuliner Kebanjiran Pengunjung

 

Porsenitas XIII KUNCI BERSAMA mendorong ekonomi Cirebon. Hotel, kuliner, dan UMKM bergeliat, sementara Kota Cirebon sukses menjadi juara umum./Ist

CN – Penyelenggaraan Pekan Olahraga, Seni, dan Pameran Produk Unggulan Daerah (Porsenitas) XIII KUNCI BERSAMA Tahun 2026 tak hanya menghasilkan prestasi bagi Kota Cirebon sebagai juara umum. Ajang yang mempertemukan kontingen dari 10 daerah itu juga memberikan dampak nyata terhadap perekonomian lokal, mulai dari meningkatnya tingkat hunian hotel hingga ramainya pusat kuliner dan usaha masyarakat selama kegiatan berlangsung.

Pemerintah Kota Cirebon menilai efek berganda (multiplier effect) dari penyelenggaraan event regional tersebut menjadi bukti, kegiatan olahraga dan budaya mampu menjadi penggerak ekonomi daerah apabila dikelola secara optimal.

Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman, yang mewakili Wali Kota Cirebon Effendi Edo pada acara penutupan, menjelaskan penyelenggaraan Porsenitas XIII tidak hanya mempererat hubungan antardaerah, tetapi juga membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Menurutnya, selama pelaksanaan kegiatan, okupansi hotel mengalami peningkatan cukup signifikan. Kondisi serupa juga dirasakan pelaku usaha kuliner dan sektor jasa yang dipadati peserta maupun tamu dari berbagai daerah.

"Ajang seperti ini memberikan dampak langsung terhadap pergerakan ekonomi masyarakat. Kami berharap manfaat tersebut terus berlanjut melalui berbagai agenda yang telah disiapkan Pemerintah Kota Cirebon," ujar Iing, Jumat 27 Juni 2027.

Ia menambahkan, geliat ekonomi diperkirakan masih akan berlanjut karena Kota Cirebon masih memiliki rangkaian kegiatan dalam peringatan Hari Jadi Cirebon hingga pertengahan Juli 2026. Sejumlah agenda seperti Festival Bonsai, Festival UMKM, Festival Kuliner, hingga Night Run disiapkan untuk menarik kunjungan wisatawan sekaligus meningkatkan transaksi pelaku usaha lokal.

Di sisi prestasi, Kota Cirebon berhasil mencatat hasil terbaik sepanjang penyelenggaraan Porsenitas XIII dengan keluar sebagai juara umum. Kontingen tuan rumah mengoleksi 33 medali yang terdiri atas 18 emas, 7 perak, dan 8 perunggu.

Kabupaten Majalengka berada di posisi kedua dengan raihan 20 medali, terdiri dari 9 emas, 3 perak, dan 8 perunggu. Sementara Kabupaten Ciamis menempati peringkat ketiga setelah mengumpulkan 23 medali, yakni 8 emas, 5 perak, dan 10 perunggu.

Iing menilai keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras atlet, pelatih, ofisial, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan olahraga di Kota Cirebon. Pemerintah daerah, kata dia, akan mempertahankan pola pembinaan secara berkelanjutan melalui berbagai kompetisi internal, termasuk ajang olahraga Hari Korpri yang akan dijadikan sarana menjaring atlet menuju Porsenitas XIV Tahun 2027 di Kabupaten Cirebon.

Ia juga mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan selama penyelenggaraan kegiatan. Berbagai masukan dari peserta akan menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan event serupa dapat berlangsung lebih baik pada masa mendatang.

Ketua Setker KUNCI BERSAMA, Dian Rachmat Yanuar, memberikan apresiasi atas keberhasilan Kota Cirebon sebagai tuan rumah. Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan, mulai pembukaan hingga penutupan, berjalan tertib, aman, dan sukses.

Dian menilai keberhasilan Kota Cirebon bukan hanya terlihat dari prestasi sebagai juara umum, tetapi juga dari kualitas penyelenggaraan yang dinilai mampu menjadi contoh bagi daerah lain. Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi referensi bagi Kabupaten Cirebon yang akan menjadi tuan rumah Porsenitas XIV pada 2027.

Ia juga menegaskan Porsenitas bukan sekadar arena perebutan medali maupun pameran produk unggulan daerah. Lebih jauh, kegiatan ini menjadi wadah mempererat hubungan antardaerah yang tergabung dalam KUNCI BERSAMA, sekaligus memperkuat kolaborasi pembangunan kawasan.

Menurut Dian, sepuluh daerah yang tergabung dalam KUNCI BERSAMA memiliki potensi besar untuk berkembang bersama apabila mampu saling mendukung dan membangun sinergi. Ia juga mengaku terkesan dengan keramahan masyarakat Cirebon, kekayaan kuliner, serta kualitas penyelenggaraan yang dinilai berjalan dengan baik.

Menutup penyelenggaraan Porsenitas XIII, Pemerintah Kota Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kerja sama regional melalui olahraga, seni, budaya, hingga pengembangan ekonomi. Sinergi tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi pertumbuhan kawasan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.* (Jrt)