SPPG Jamblang II Diresmikan, Ini Pesan Wakil Ketua SPP

 



CN -– Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jamblang II di Kabupaten Cirebon diresmikan. Peresmian dilakukan oleh Wakil Ketua SPPI, Marsdya TNI Samsul Rizal.

“Program MBG ini merupakan program prioritas yang difokuskan pada tiga hal utama,” tutur Samsul, Rabu, 8 April 2026. Masing-masing penguatan tata kelola, serta keamanan terhadap makanan. Dijelaskan Samsul, penguatan tata kelola dilakukan agar program tidak hanya memberi manfaat bagi siswa, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Yang pertama terkait dengan tata kelola agar program ini bisa memberikan manfaat secara maksimal tidak hanya kepada anak-anak di sekolah, tetapi kepada penguatan pangan di daerah masing-masing,” katanya. Sementara dari sisi keamanan, pemerintah menggandeng berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum.

“Makanya sudah ada juga program kerjasama dengan kejaksaan untuk yang disebut dengan jaga dapur MBG. Nah, ini adalah program untuk pengawasan yang melibatkan semua komponen, baik itu masyarakat dari sekolah-sekolah, guru-guru, dan siswa untuk ikut bersama-sama mengawasi agar program ini berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.

Sementara itu terkait efisiensi anggaran, Samsul menyebutkan adanya penyesuaian hari operasional. Sejak nanti 1 April ini, kegiatan ini diberlakukan untuk 5 hari kegiatan sekolah anak-anak, kecuali bagi sekolah-sekolah yang memang masih menerapkan 6 hari. Sehingga dari situ akan lebih dihemat anggaran kurang lebih 20 triliun yang bisa dimanfaatkan,” jelasnya.

Samsul juga menambahkan, masyarakat dapat menyampaikan aduan jika menemukan persoalan di lapangan. “Makanya tadi saya sampaikan kan sekarang sudah dibangun aplikasi yang disebut dengan Jaga Dapur MBG. Sehingga silakan kepada masyarakat, siswa atau siapa saja yang melihat mungkin ada hal-hal yang kurang dalam pelayanan terhadap dapur-dapur untuk melakukan pengaduan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Muala Hoedi Makayasa, Romandina Patrianingrum, memastikan dapur SPPG Jamblang II segera beroperasi. “Mohon doa restu, dapur SPPG Jamblang akan running di pada hari Senin (13/4/2026). Dan kita akan menyasar sementara untuk ada di dua sekolah, yaitu SDN 1 Jamblang dan SMKN 1 Jamblang,” ujarnya.

Romandina menjelaskan bahwa untuk tahap awal, kapasitas produksi MBG masih dibatasi. “Untuk pertama running itu kita sesuai Juknis BGN itu dibatasi dengan 1.500 DPM. Nanti selanjutnya di bulan ke depan kita akan mulai running di 2.500 DPM,” jelasnya.

Ia menegaskan kesiapan dapur dari sisi fasilitas maupun operasional sudah sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN).  “Insya Allah siap seperti yang tadi Bapak sudah pada lihat kalau dapur kami dan juga sudah dijelaskan oleh pihak Dinas Kesehatan kalau Alhamdulillah dapur kami sudah sesuai dengan Juknis BGN,"  katanya.

Sementara itu, dari sisi kualitas makanan, Kepala SPPG Jamblang II, Abel memastikan standar gizi tetap menjadi prioritas. “Untuk menjaga kualitas makanan, kita mengikuti standar operasional dari BGN. Jadi makanan yang nanti kita sajikan itu sudah sesuai dengan nilai gizi yang sudah ditetapkan BGN,” jelas Abel. (Din)