RSUD Waled Segera Hadirkan Layanan Penyakit Saraf

 


CN -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waled segera siapkan layanan penyakit saraf. Saat ini pihak rumah sakit tengah melakukan pengadaan fasilitas Catheterization Laboratorium (Cathlab) yang merupakan bantuan dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Cathlab tersebut akan digunakan untuk penanganan penyakit neurointervensi, terutama penyakit stroke yang membutuhkan tindakan cepat. Hal tersebut disampaikan oleh Amaludin Jaelani, dokter spesialis neurologi dan neurointervensi di RSUD Waled. “Dengan cathlab, penanganan pasien stroke bisa dilakukan lebih cepat tanpa harus dirujuk ke luar daerah,”  katanya. Jumat, 10 April 2026.

Fasilitas cathlab juga akan mendukung layanan berbasis teknologi Digital Subtraction Angiography (DSA), yakni metode canggih untuk pemeriksaan pembuluh darah secara lebih akurat, cepat, dan minim rasa nyeri. “Metode DSA ini sangat penting untuk mendiagnosis berbagai kelainan pembuluh darah di otak, seperti penyempitan, sumbatan, hingga malformasi pembuluh darah atau AVM,” ungkap dr. Amaludin.

Menurutnya, pemeriksaan DSA dilakukan dengan prosedur minimal invasif, diawali pembiusan lokal di area pangkal paha, kemudian kateter kecil dimasukkan melalui pembuluh darah menuju otak.

Zat kontras kemudian disuntikkan untuk menghasilkan gambaran detail kondisi pembuluh darah."Layanan ini diperuntukkan bagi pasien dengan keluhan seperti sakit kepala kronis hingga kelemahan pada salah satu sisi tubuh yang diduga berkaitan dengan gangguan pembuluh darah otak," jelas dr. Amaludin.

Selain kesiapan alat, RSUD Waled juga telah menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang neurologi intervensi.

Dengan berbagai pengembangan yang dilakukan, RSUD Waled menargetkan diri menjadi rumah sakit rujukan utama di wilayah timur Kabupaten Cirebon, bahkan Jawa Barat.

Kombinasi antara SDM unggul, layanan spesialis lengkap, serta dukungan teknologi modern menjadi modal kuat untuk mencapai target tersebut.“Kami ingin masyarakat tidak perlu jauh-jauh berobat. Semua layanan unggulan bisa diakses di RSUD Waled,” tutur Direktur RSUD Waled, Deni Wirhana Surjono.

Deni mengklaim bahwa layanan cathlab di wilayah tiga Cirebon hanya ada di RSUD Waled. Layanan tersebut akan diluncurkan bulan Juni 2026. "Kami tinggal menunggu alatnya, dan kemudian akan luncurkan pada bulan Juni," tutupnya.

Hal ini menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan terukur. Tak hanya itu, layanan cathlab dan DSA di RSUD Waled nantinya juga direncanakan dapat diakses oleh peserta BPJS Kesehatan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terkait biaya pengobatan. Dengan berbagai inovasi tersebut, RSUD Waled berharap dapat menjadi pusat layanan kesehatan unggulan, khususnya dalam penanganan penyakit saraf di Kabupaten Cirebon. (Din)