Wakil Walikota Cirebon, Siti Farida, melakukan panen |
CN -- Wakil
Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, meninjau Serap Gabah (Sergab) hasil
panen di area persawahan Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Rabu, 25
Februari 2026.. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan hasil keringat petani
terserap optimal oleh Bulog.
Kehadiran Wakil Wali Kota juga menjadi bentuk penguatan
sinergi dalam program Sergab yang diinisiasi oleh Kodim 0614/Kota Cirebon
bersama Bulog. Dalam kegiatan ini, Bulog berhasil menyerap sebanyak 2.694
kilogram gabah varietas Inpari 33 yang berasal dari lahan seluas kurang lebih
satu hektare milik Kelompok Tani Sipanggang Jaya. Langkah ini diambil bukan
sekadar rutinitas panen, melainkan upaya konkret untuk menjaga stabilitas harga
di tingkat produsen sekaligus memperkuat cadangan pangan nasional.
Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa kehadiran Pemerintah
Daerah merupakan wujud komitmen dalam mengawal rantai pangan dari hulu ke
hilir. Menurutnya, keberhasilan ketahanan pangan sangat bergantung pada
seberapa kuat kolaborasi antara petani dan para pemangku kepentingan.
"Pemerintah Daerah hadir dan mengapresiasi masa panen
hingga serap gabah di Kelurahan Larangan ini. Kolaborasi nyata lintas sektor
dalam menjaga stabilitas pangan daerah maupun nasional seperti ini harus terus
diperkuat," tutur Farida.
Farida juga menekankan bahwa sinergi yang melibatkan TNI,
Bulog, unsur perbankan, dan pemerintah sangat krusial. “Agar hasil panen tidak
hanya sekadar angka produksi, tetapi benar-benar memberikan dampak ekonomi yang
nyata bagi kesejahteraan petani setempat,” harapnya.
Senada dengan hal tersebut, Dandim 0614/Kota Cirebon, Letkol
Arm Drajat Santoso, menegaskan bahwa peran TNI AD tidak hanya berhenti pada
fungsi pertahanan, tetapi juga hadir sebagai mitra setia petani.
Pendampingan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses
tanam hingga memastikan harga jual pasca-panen tetap kompetitif melalui Bulog.
"Serap gabah ini merupakan wujud komitmen TNI AD dalam
mendampingi petani, mulai dari masa tanam, pertumbuhan hingga pasca-panen. Kita
mengharapkan, melalui kerja sama yang berkelanjutan dengan Bulog, petani
semakin termotivasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian," tuturnya.
Untuk diketahui, program Sergab merupakan instrumen strategis
Pemerintah Pusat untuk melindungi petani dari fluktuasi harga pasar yang kerap
merugikan saat musim panen raya. Dengan
terserapnya hasil panen secara optimal, stok beras nasional dapat terjaga,
sehingga ketahanan pangan di tingkat daerah, khususnya Kota Cirebon, tetap
dalam kondisi yang aman dan stabil. (Hid)