Motor Pekerja Wifi di Cirebon Raib Digondol Maling dalam Hitungan Detik

 


Akhyana sedang menujukan rekaman CCTV kejadian aksi pencurian sepeda motor miliknya

CN – Nasib nahas menimpa M. Akhyana Da’i Nurdin, 20, warga Desa Kertasari, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon. Sepeda motor yang masih dalam masa kredit dan tinggal delapan bulan lagi lunas, raib digondol maling saat terparkir di depan rumah milik bosnya di Perumahan Graha Roro Cantik, Desa Lurah, Kecamatan Plumbon, Selasa, 20 Januari 2026.

Aksi pencurian tersebut terjadi sangat cepat, hanya dalam hitungan detik. Motor dibobol saat korban meninggalkan kendaraan sebentar untuk menyimpan alat kerja dan istirahat di ruangan atas.  Korban sempat memergoki pelaku dan berusaha mengejar, namun gagal karena pelaku langsung tancap gas membawa kabur motor miliknya.

“Malam pulang kerja, saya parkir motor, kunci setang seperti biasa. Terus saya naik ke atas buat naruh alat, mau makan juga. Tiba-tiba saya dengar suara kayak orang ngotak-atik, saya curiga, langsung saya cek ke bawah, ternyata motor saya lagi dibobol,” ujar Akhyana, yang bekerja di provider wifi, Rabu, 21 Januari 2026.

Ia mengungkapkan, saat hendak mendekat dan mencoba menghentikan pelaku, motor sudah dalam kondisi menyala. “Pas saya mau lompat, dia udah ngegas. Saya turun, lari ngejar sampai belakang, tapi ya kalah lah lari sama motor,” katanya.

Berdasarkan pengakuan korban, pelaku berjumlah dua orang dan datang berboncengan menggunakan sepeda motor berwarna gelap. “Dua orang, satu yang turun eksekusi, satu nunggu di motor. Saya nggak fokus lihat plat nomor karena mata saya minus,” ucapnya.

Akhyana juga menyebutkan, sebelum beraksi pelaku sempat mondar-mandir di sekitar lokasi, diduga untuk memastikan situasi aman. “Kayaknya muter-muter dulu. Pas motor tetangga lewat, dia pergi sebentar, terus balik lagi dan langsung eksekusi,” ungkapnya.

Akhyana mengaku motor yang sudah digondol maling tersebut merupakan kendaraan yang sangat vital bagi korban untuk bekerja dan membantu perekonomian keluarga. “Motor itu penting banget buat kerja, buat cari uang, bantu keluarga juga. Dengan kejadian ini ya terpukul banget,” katanya. Ia menambahkan, motor tersebut sudah dicicil selama 15 bulan dari total kredit dua tahun. Akhyana juga telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian dan mengurus pemblokiran STNK.

Sementara itu, Kapolsek Depok, AKP Endang, membenarkan adanya laporan pencurian sepeda motor di wilayah Desa Lurah, Kecamatan Plumbon. “Kami sudah menerima laporan. Anggota piket reskrim dan SPKT langsung melakukan olah TKP. Kami juga mengamankan rekaman CCTV yang jelas memperlihatkan pelaku berjumlah dua orang,” kata Endang.

Dari hasil rekaman CCTV, aksi pencurian berlangsung sangat cepat. “Kalau dilihat di CCTV, pelaku yang dibonceng turun dan langsung mengambil motor. Tidak sampai 15 detik sudah berhasil, meskipun sempat hampir ketahuan pemilik dan tetangganya,” jelasnya.

Endang menduga pelaku merupakan spesialis pencurian dengan modus berburu sasaran. “Diduga sistemnya hunting, muter-muter mencari kendaraan yang diparkir di luar, tidak dijaga, dan pemiliknya tidak terlihat. Begitu ada kesempatan langsung dieksekusi,” ungkapnya. (Din)