KAI Daop 3 Cirebon Edukasi Siswa soal Profesi dan Keselamatan Kereta Api

Siswa mengikuti edukasi perkeretaapian KAI Daop 3 Cirebon dengan mengenal profesi masinis, fasilitas kereta api, cara membeli tiket, dan keselamatan perjalanan./ist


CIREBON - Mengenakan seragam masinis, mengenal fasilitas kereta api, hingga belajar membeli tiket menjadi pengalaman yang diperoleh siswa dalam kegiatan edukasi perkeretaapian yang digelar KAI Daop 3 Cirebon.

Kegiatan tersebut menjadi cara KAI mengenalkan dunia perkeretaapian kepada anak-anak melalui pengalaman langsung. Tidak hanya soal kereta, siswa juga diperkenalkan dengan berbagai profesi yang terlibat dalam operasional dan pelayanan perjalanan kereta api.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan, edukasi sejak usia dini diharapkan membuat anak-anak lebih mengenal transportasi publik melalui kegiatan yang menyenangkan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak mengenal dunia perkeretaapian dengan cara yang menyenangkan. Mereka dapat belajar tentang berbagai profesi di lingkungan kereta api, memahami bagaimana layanan kereta api digunakan, sekaligus mengenal transportasi publik sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujar Muhibbuddin, Rabu, 14 Oktober 2026.

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian siswa adalah kesempatan mengenakan seragam masinis. Dari pengalaman tersebut, anak-anak diperkenalkan dengan profesi masinis sekaligus berbagai pekerjaan lain yang memiliki peran dalam memastikan perjalanan kereta api berjalan dengan baik.

Para siswa juga mendapat penjelasan mengenai fasilitas yang tersedia di stasiun dan kereta api. Mereka dikenalkan dengan tahapan sederhana saat akan melakukan perjalanan, termasuk cara membeli tiket dan hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum berangkat.

Pengenalan tersebut diharapkan membuat anak-anak tidak lagi asing ketika menggunakan transportasi kereta api bersama keluarga.

“Kami berharap pengalaman ini dapat menumbuhkan rasa ingin tahu anak-anak terhadap kereta api sekaligus membangun kecintaan terhadap transportasi publik sejak dini. Dengan mengenal cara membeli tiket, fasilitas yang tersedia, serta berbagai hal yang perlu diperhatikan selama perjalanan, mereka diharapkan semakin familiar dengan layanan kereta api,” kata Muhibbuddin.

Selain pelayanan, aspek keselamatan juga menjadi bagian dari materi yang diberikan kepada siswa. Anak-anak diperkenalkan dengan perilaku yang aman ketika berada di stasiun maupun saat menggunakan kereta api.

Materi keselamatan disampaikan dengan pendekatan yang sesuai dengan usia siswa agar lebih mudah dipahami. Pengetahuan tersebut diharapkan menjadi bekal ketika mereka bepergian menggunakan kereta api bersama orang tua atau keluarga.

Kegiatan ini sekaligus memberikan gambaran kepada siswa mengenai beragam profesi di dunia perkeretaapian. Dengan mengenal pekerjaan para petugas secara langsung, anak-anak dapat mengetahui berbagai pilihan profesi yang mungkin menjadi bagian dari cita-cita mereka di masa depan.

KAI Daop 3 Cirebon berharap kegiatan edukasi perkeretaapian dapat terus memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi generasi muda. Pengenalan terhadap layanan, profesi, dan keselamatan kereta api sejak dini diharapkan turut membentuk pemahaman yang baik tentang penggunaan transportasi publik.***